News &
Updates

News Image

Share

Eratkan Silaturahmi dengan Bermain Voli
6 Juli 2023

Ayo sak set, rong set yo!” seru pak Bagus di ruang makan guru. Kalimat tersebut biasa diucapkan untuk mengajak para guru bermain voli selepas pulang sekolah. Biasanya kegiatan bermain voli tersebut dilakukan seminggu sekali oleh para guru SMA Santa Maria di bangsal olahraga sekolah. Kegiatan bermain voli ini dilakukan untuk melepas penat para guru setelah seharian mereka mengajar. “Mengajar seharian kan capek ya, apalagi kalau jamnya full, jadi voli saja biar stressnya ilang”, kata Pak Beda yang juga merupakan tosser voli handal.

Tujuan utama bermain voli ini bukan hanya untuk menjaga kesehatan saja, melainkan juga untuk bersenang-senang dan melepas stress. Para guru bukan pemain voli profesional jadi pasti lebih banyak adegan komedi dan ketawanya daripada bermain dengan teknik yang benar. Contohnya ya saya sendiri. Pernah suatu waktu saya ingin mem-block smash keras dari pak Wiwid. Alih-alih mem-block dengan tangan, saya malah mem-block dengan muka saya. Alhasil saya kliyengan sambil meringis menahan sakit, diiringi tawa dari teman-teman. Saya masih ingat yang paling keras ketawanya waktu itu adalah pak Beda.

Dari kegiatan bermain Voli ini kita bisa tahu spesialisasi dari masing-masing guru. Contohnya pak Tunggal, beliau sangat bagus dalam smash dan servis. Setiap kali servis, musuh selalu dibuat bingung karena bola mengalir sangat kencang. Kalau pak Wiwid spesialis smash. Karena badan beliau yang tinggi, maka smashnya bisa menukik tajam dan keras. Untuk tosser (pengumpan), pak Beda ahlinya. Umpan-umpan beliau sangat akurat dan memanjakan para smasher seperti pak Wiwid ataupun pak Tunggal. Spesialis blocker dipegang oleh pak Adri. Beliau sungguh luar biasa dalam memblok bola dari lawan. Sering sekali smash dari lawan berhasil diblok oleh pak Adri, bahkan kadang-kadang pak Adri berhasil juga memblok bola servis dari lawan!

Kadang-kadang para siswa, khususnya siswa kelas 12, juga turut bergabung dalam kegiatan ini. Biasanya para siswa membentuk tim sendiri melawan tim guru. Tentu saja tim guru lebih superior karena lebih berpengalaman dan sering latihan. Sampai sekarang belum ada tim siswa yang pernah mengalahkan tim guru. Selain para siswa, kegiatan voli ini juga kadang diikuti oleh para alumni bahkan guru dari unit sekolah lain seperti unit SMP, SD dan unit dari Sidoarjo tertarik juga untuk bergabung.

Bermain voli memang menyenangkan, buktinya para pemain selalu tertawa penuh canda ketika di dalamnya. Kalah tidak masalah, karena memang kemenangan bukanlah tujuan utamanya melainkan rasa senang dan kebersamaan. 

 

(Penulis: Leo Agung Bayu Wijanarka, Guru SMA Santa Maria Surabaya)