Sidoarjo, Kampus Santa Maria — Canon, melalui program Canon Goes to School: Creative Video Content Creation, menyelenggarakan kegiatan edukatif pada Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Datascrip Business Solutions (selaku authorized distributor Canon) dan Yayasan Paratha Bhakti, dengan dukungan dari Plaza Kamera. Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan ini dengan sangat antusias.

Menghadirkan Rizdani, Co-founder sekaligus Video Maker dari Mindplace, kegiatan ini berfokus pada pengenalan proses pembuatan konten video secara menyeluruh. Peserta diajak memahami dasar-dasar videografi, seperti komposisi pengambilan gambar, teknik blocking, serta cara membangun alur cerita yang menarik.

Selain materi teknis, peserta mendapatkan wawasan mengenai perkembangan konten digital saat ini, khususnya strategi agar video dapat menjangkau lebih banyak penonton. Tim Mindplace membagikan cuplikan video YouTube Mindplace dengan jumlah tayangan (views) tertinggi, disertai penjelasan mengenai konsep, eksekusi, dan pendekatan yang digunakan hingga konten tersebut sukses diterima audiens.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Di sela kegiatan, peserta menikmati waktu istirahat dengan kudapan serta minuman hangat yang telah disediakan.

Tidak hanya menerima materi, peserta juga diajak langsung mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari. Dalam kelompok yang telah dibagi, mereka melakukan pengambilan video, menyusun konsep sederhana, serta mengedit hasil rekaman menjadi sebuah karya. Setiap karya kemudian diputar dan ditonton bersama sebagai bagian dari proses evaluasi dan pembelajaran.

"Saat menjadi peserta di workshop Canon Goes to School, saya mendapatkan banyak pengalaman baru dan berharga. Materi yang disampaikan mentor mudah dipahami dan menambah pengetahuan dalam membuat konten di Instagram. Sesi praktik juga sangat seru karena kami bisa langsung mencoba membuat video bersama teman sekelompok. Dari situ, saya lebih memahami cara menyusun konsep, mengambil gambar dengan komposisi yang baik, hingga proses penyuntingan sederhana. Selain itu, saat penayangan hasil karya, saya terinspirasi oleh karya kelompok lain. Kegiatan ini benar-benar membuka wawasan saya tentang dunia videografi dan memotivasi saya untuk terus mengembangkan kreativitas," ujar salah satu peserta.

Di akhir kegiatan, dilakukan penilaian terhadap hasil karya peserta dan pengumuman kelompok terbaik sebagai bentuk apresiasi. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang komprehensif sekaligus mendorong siswa untuk lebih kreatif dalam menghasilkan konten digital yang relevan dengan perkembangan zaman.

Penulis: Sabrina Tiurma Advente Viru Hutapea (Siswa Kelas XI SMA Santa Maria)