News &
Updates

News Image

Share

Lebih dari Sekadar Memanjat: Tentang Keberanian dan Rasa Percaya Diri
7 Mei 2026

Surabaya, Kampus Ursulin. Sanmaris, Saya ingin berbagi pengalaman saat pertama dan kedua kali mencoba wall climbing. Kegiatan ini menjadi salah satu pengalaman paling seru karena saya bisa mencoba hal baru yang asyik dan menantang, serta awalnya tidak pernah terbayangkan akan memanjat dinding.

Saat pertama kali mencoba, kami tidak langsung memanjat, tetapi terlebih dahulu dikenalkan dengan atlet seperti Veddriq Leonardo, jenis-jenis wall climbing, hingga perlengkapan seperti chalk atau kapur magnesium. Kami juga diajarkan teknik dasar menempatkan tangan dan kaki, serta tips agar tangan tidak cepat pegal dengan cara mengibas atau menepuk paha agar otot rileks.

Setelah pemanasan, kami mengeksplorasi berbagai tipe dinding dengan arahan Bro Diaz. Di akhir kegiatan, Bro Diaz memberikan tantangan berhadiah gado-gado bagi siapa yang berani mencapai titik tertentu. Tantangan ini membuat suasana semakin seru dan penuh semangat bagi kami semua.

Awalnya saya merasa ragu dan malu, namun akhirnya saya memberanikan diri berkat dorongan Pembina Pramuka dan Bro Diaz. Meski tangan sempat tegang, teriakan "GADO-GADO" dari teman-teman membuat saya kembali memacu diri hingga berhasil mencapai target. Saya merasa sangat senang dan bangga karena berhasil mengalahkan rasa ragu.

Pada percobaan kedua, kami mencoba wall climbing yang sudah dilengkapi dengan pengaman. Seperti biasa, kegiatan dimulai dengan penjelasan dan pemanasan bersama. Kemudian, kami mencoba memanjat secara bergantian antara perempuan dan laki-laki sambil saling mendukung dan mendokumentasikan aksi satu sama lain.

Setelah selesai, saya dan teman-teman kembali mengeksplorasi dinding lainnya dengan santai sekadar untuk merasakan pengalaman yang berbeda. Di akhir kegiatan, kami diberikan hadiah mi ayam bagi yang berhasil mencapai target pada hari pertama. Kami pun selalu menutup kegiatan dengan foto bersama sebagai kenang-kenangan.

Dari kedua pengalaman tersebut, saya merasa bersyukur bisa mencoba wall climbing yang melatih fisik, keberanian, dan kepercayaan diri. Rasa capek dan pegal terbayarkan dengan keseruan yang sangat sepadan (worth it). Pengalaman ini mengajarkan saya untuk berani melangkah, percaya diri, dan tidak mudah menyerah.

Penulis: Vio (Siswa Kelas X SMA Santa Maria)