Surabaya, Kampus Ursulin. Suasana Biara Ursulin Komunitas Santa Maria di Jalan Raya Darmo 49, Surabaya, tampak riuh dan penuh antusiasme pada Sabtu pagi, 12 September 2026. Sekitar pukul 10.00 WIB, kompleks persekolahan bersejarah ini menjadi saksi kedatangan para pemeran film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, yakni Lukman Sardi, Jerome Kurnia, Freya Jayawardana (Venlu Arauna), dan Sisca Saras. Mereka didampingi oleh dua romo, salah satunya RD. Ferdinandus Eltyson Prayudi, serta tim Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Surabaya.
Kunjungan spesial ini disambut hangat sejak di area portir biara oleh Sr. Kristofora, OSU., Sr. Alexia, OSU., Martha Sawitri Handayani, S.Pd., Kepala Satuan Pendidikan SMA Santa Maria Surabaya, Marselina Lilies D., S.Pd., serta Putra-Putri Santa Maria 2026.
Suasana keakraban langsung terasa saat rombongan diajak menelusuri lorong-lorong biara yang tenang sembari berbincang santai mengenai sejarah dan kehidupan persekolahan di Santa Maria.

Keindahan Perpustakaan dan Megahnya Heritage Surabaya
Perjalanan dilanjutkan menuju Perpustakaan Santa Maria Surabaya. Setibanya di sana, rombongan pemeran Kuasa Gelap disambut langsung oleh Koordinator Perpustakaan, Yosua Danang W., S.Sos. Dengan ramah, Bapak Yosua memandu para tamu melihat keunikan tata ruang serta koleksi literasi yang menjadi salah satu daya tarik utama perpustakaan tersebut. Para pemeran film pun tampak kagum melihat estetika dan kenyamanan fasilitas perpustakaan.
Tak berhenti di situ, rombongan kemudian diajak berkeliling melewati lorong kelas SMP hingga menuju area Tangga Tata Usaha (TU) SMA Santa Maria Surabaya dan menyempatkan berfoto bersama di pendopo. Sepanjang jalan, para aktor dan aktris tersebut menyatakan rasa terkesan mereka terhadap arsitektur bangunan yang megah dan terawat. Gedung SMA Santa Maria Surabaya sendiri memang dikenal sebagai salah satu bangunan cagar budaya kebanggaan Kota Surabaya yang kaya akan nilai sejarah.

Mengabadikan Momen Berkesan
Sebelum mengakhiri agenda keliling kompleks, rombongan berhenti di area tangga menuju lorong UKS. Di sudut ikonik ini, mereka menyempatkan diri untuk berfoto bersama dan mengabadikan momen lewat lensa kamera sebagai kenang-kenangan atas kunjungan berkesan mereka di salah satu sekolah Katolik bersejarah di Surabaya tersebut.
Kunjungan ini tidak hanya menghadirkan kehangatan antargenerasi dan ruang budaya, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh keluarga besar komunitas dan persekolahan Santa Maria Surabaya.
Penulis: A. Sepanca Naryanto, S.Kom. (SMA Santa Maria)