Surabaya, Kampus Ursulin – Sanmaris, Mengisi momen Car Free Day (CFD) Jalan Raya Darmo, suasana di kompleks SMA Santa Maria Surabaya tampak semarak dan penuh kehangatan pada Minggu, 26 Juli 2026. Mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB, SMA Santa Maria menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosial bertajuk Sehat Bersama Sanmar (SBS) di Jalan Raya Darmo No. 49, Surabaya.
Acara yang meliputi aksi donor darah, sosialisasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, dan bazar sembako murah ini digelar sebagai salah satu agenda utama dalam merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 SMA Santa Maria Surabaya. Selain diikuti oleh warga sekolah, kegiatan ini juga terbuka bagi masyarakat umum, termasuk para pengunjung Car Free Day dan lansia yang memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.
Penyelenggaraan acara ini merupakan bentuk kerja sama yang solid antara Palang Merah Indonesia (PMI), Ikatan Dokter Alumni SMA Santa Maria, OSIS, serta jajaran Bapak/Ibu Guru.

Angela Michelle Wibisono yang akrab dipanggil Michelle, Ketua Panitia Siswa dari OSIS, menjelaskan bahwa kegiatan ini diangkat untuk mewujudkan secara nyata moto HUT ke-75 Sanmar, yaitu To Love to Serve (Mengasihi dan Melayani).
"Donor darah dan layanan kesehatan ini adalah cara kami mengasihi dan melayani masyarakat sekitar. Kami berbagi waktu, tenaga, serta darah untuk mereka yang membutuhkan," ungkap Michelle.
Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan donor darah merupakan salah satu rangkaian dari SBS yang dipilih karena paling mencerminkan semangat berbagi kepada sesama. Menurutnya, melalui setetes darah yang didonorkan, setiap peserta turut memberikan harapan dan kehidupan bagi orang lain yang membutuhkan.
Michelle menambahkan, persiapan kegiatan telah dilakukan sekitar satu bulan sebelumnya, dengan koordinasi yang semakin intensif dalam tiga minggu terakhir. Berkat kerja sama antara panitia siswa, para guru, serta dukungan Ikatan Dokter Alumni, pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung dengan baik. Meskipun sempat terjadi peningkatan jumlah pendaftar pada awal acara sehingga diperlukan penyesuaian dalam pengelolaan data peserta, seluruh rangkaian kegiatan tetap dapat berjalan dengan lancar berkat antusiasme dan kerja sama semua pihak.
Selain aksi donor darah bersama PMI, para pengunjung CFD dan warga sekitar juga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Didampingi tim Dokter Alumni, masyarakat dapat melakukan konsultasi serta penapisan (screening) kesehatan umum, pemeriksaan tekanan darah (tensi), saturasi oksigen, suhu tubuh, tinggi dan berat badan, indeks massa tubuh (IMT), hingga tes gula darah, kolesterol, dan asam urat. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sebagai upaya deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit, khususnya penyakit kardiovaskular dan gangguan metabolik.

dr. Steven Bernard, yang juga alumni SMA Santa Maria angkatan 2018, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan rutin sangat penting dilakukan karena perubahan pola hidup dan bertambahnya usia dapat memengaruhi kondisi kesehatan seseorang.
"Lebih baik datang untuk screening kesehatan daripada datang ketika sudah membawa penyakit. Dengan pemeriksaan rutin, kita bisa mengetahui kondisi tubuh lebih awal sehingga pencegahan dapat dilakukan sejak dini," jelasnya.
dr. Bernard juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir. Menurutnya, peserta tidak hanya mengikuti pemeriksaan, tetapi juga aktif berdiskusi dan bertanya mengenai kondisi kesehatannya sehingga edukasi yang diberikan dapat diterima dengan baik.

Ibu Lucia Riatiningsih, S.Psi., perwakilan guru pembimbing OSIS, menambahkan bahwa kehadiran bazar sembako murah juga turut memeriahkan suasana, sehingga masyarakat yang hadir setelah berolahraga di area CFD bisa menikmati hiburan dan jajanan sambil memeriksakan kesehatan mereka.
"Kami bersyukur antusiasme warga dan para lansia sangat tinggi sejak pagi. Ini menjadi sarana agar kita semua semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan," ujar guru yang akrab disapa Bu Lucy tersebut.
Ibu Lucy juga menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan sebagai aksi sosial, melainkan juga menjadi media edukasi agar masyarakat semakin memahami kondisi kesehatannya dan terdorong untuk menerapkan pola hidup sehat. Menurutnya, kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah awal dalam menjaga kualitas hidup.
Kebanggaan juga dirasakan oleh alumni yang hadir, salah satunya Bu Kristin (salah satu orang tua siswa kelas 12). Usai mendonorkan darahnya, ia menyampaikan harapannya untuk sekolah tercinta.
"Di usia 75 tahun ini, saya berharap Santa Maria terus menjadi garam buat dunia, terus menjadi arti bagi masyarakat Surabaya, dan lulusannya menjadi alumni-alumni yang membawa berkat. Pokoknya Sanmar, semakin tua semakin jadi!" tuturnya penuh semangat.
Harapan tersebut menjadi cerminan semangat para alumni yang ingin melihat SMA Santa Maria Surabaya terus bertumbuh sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga mampu menghadirkan kepedulian sosial dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Rangkaian acara sosial dan kebersamaan ini menjadi bukti nyata komitmen SMA Santa Maria Surabaya untuk terus berdampak positif bagi masyarakat luas di usianya yang ke-75 tahun. Melalui semangat To Love to Serve, seluruh warga sekolah bersama para alumni terus menunjukkan bahwa perayaan ulang tahun sekolah bukan hanya menjadi ajang perayaan, melainkan juga momentum untuk berbagi, melayani, dan menghadirkan kasih bagi sesama.
Penulis: Tim Dokumentasi & Publikasi Sehat Bersama Sanmar (SBS)