Surabaya, Kampus Ursulin – Sanmarian, keberagaman budaya menjadi ancaman serta tantangan terbesar bagi Indonesia. Bagi para peserta didik kelas XII SMA Santa Maria Surabaya, kami sudah berhasil menaklukan tantangan tersebut melalui pementasan spektakuler dalam bentuk Penilaian Akhir Tahun berbasis project yang mengagumkan, bertajuk "Pesona Nusa".
"Pesona Nusa" bukan sekadar pementasan biasa. Pentas seni ini merupakan hasil kolaborasi “Nusa dan Kara” serta “Satya Karuna” dalam misteri “Journey of The Lost Village” dan “Among Us” dengan semangat “Sandya Wansa” dan “Pusparagam” di “Bangsal”, yang menyatukan keberagaman budaya Nusantara dalam satu panggung. Setiap elemen kebudayaan Indonesia tersaji dengan apik dalam "Pesona Nusa". Menurut kami, budaya Indonesia tidak hanya sekedar tariannya yang indah, musiknya yang unik, tapi juga pada norma-norma yang telah ditanamkan dan dipupuk dalam diri kami sejak kecil. Itulah yang ingin kami tampilkan, setiap detail cerminan kekayaan warisan budaya bangsa.
Proses di balik layar juga menunjukkan dedikasi dan semangat kolaboratif yang tinggi dari guru pembimbing dan kelas XII. Mulai dari perencanaan, latihan, hingga tahap produksi, setiap elemen dipersiapkan dengan cermat. Ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan di SMA Santa Maria Surabaya bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang perjalanan kreatif yang menginspirasi.
Tidak hanya menghibur, "Pesona Nusa" juga menjadi sarana pendidikan yang berharga. Melalui pementasan ini, kelas XII dan pembimbing bersama-sama belajar menghargai dan melestarikan warisan budaya bangsa. Mereka juga belajar tentang kerja tim, komunikasi, serta tanggung jawab dalam menghasilkan karya seni yang bermakna.
Keberhasilan "Pesona Nusa" tidak hanya dilihat dari respons positif penonton, tetapi juga dari dampaknya dalam membentuk karakter peserta didik. Dengan demikian, "Pesona Nusa" bukan hanya sebuah pementasan seni biasa. Ia adalah cerminan semangat dan keindahan kebudayaan Indonesia yang diwujudkan melalui kolaborasi dan dedikasi para peserta didik kelas XII SMA Santa Maria Surabaya. Seperti yang tertulis dalam nasihat Santa Angela "Hiduplah dalam keserasian, bersatu, sehati sekehendak, terikat satu sama lain dengan cinta kasih, saling menghargai, saling membantu, saling bersabar dalam Yesus Kristus." Kiranya melalui karya ini, semangat cinta tanah air terus berkobar dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.
(Penulis : Gracia Krisnanda, Siswa XII Bahasa, SMA Santa Maria Surabaya)