Surabaya, Kampus Ursulin - Sanmarian, Senin, 2 Oktober 2023 menjadi hari yang istimewa bagi warga kelas XII SMA Santa Maria karena mengawali bulan Oktober dengan Morning Assembly (MA). Jika dikatakan suatu kebetulan maka boleh dimaknai sebagai kebetulan yang luar biasa karena tanggal 1 Oktober adalah hari “Kesaktian Pancasila”, tanggal 2 Oktober adalah “Hari Batik Nasional” dan bulan Oktober bagi umat Katolik adalah Bulan Rosario. Pada saat itulah MA yang selalu diadakan secara rutin pada hari Senin pagi secara bergantian sesuai jenjang kelas di SMA Santa Maria jatuh pada kelas XII.
Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober oleh bangsa Indonesia menjadi sebuah refleksi bagi seluruh warga negara Indonesia. Perjalanan panjang dengan seluruh polemik dan jatuh bangunnya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah sebuah kebanggaan yang harus terus diperjuangkan oleh setiap warga negara dan generasi muda sebagai penerus bangsa. Pancasila yang syarat akan nilai-nilai hidup yang sangat istimewa. Mulai dari sila pertama yang memusatkan pada “Ketuhanan”, Tuhan sebagai sumber dan dasar. Sila kedua “kemanusiaan” manusia sebagai ciptaan yang utama dari Allah, ketiga “persatuan” bahwa dari berbagai keberagaman latar belakang kita butuh adanya persatuan, keempat mengenai “permusyawaratan / demokrasi” menghargai pendapat orang lain sebagai sesama adalah sebuah keutamaan indah dan kelima “keadilan sosial” diletakkan pada sila terakhir berarti ada tujuan akhir yaitu tercapainya masyarakat yang adil dan sejahtera. Kekayaan nilai-nilai tersebut harus menjadi dasar bagi generasi muda untuk melanjutkan membangun bangsa Indonesia. MA adalah salah satu budaya di SMA Santa Maria yang menjadi bagian dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila.
Batik sebagai hasil karya seni asli masyarakat Indonesia adalah kekayaan yang patut dicintai dan dilestarikan, Hari Batik Nasional tanggal 2 Oktober menjadi ajang apresiasi terhadap budaya kita. Hal ini menjadi bentuk nasionalisme melalui hasil karya anak banngsa juga penting ditanamkan kepada generasi penerus bangsa. Mampu memberikan apresiasi adalah perwujudan nyata dari rasa syukur yang tinggi, wujud kesetiaan dan penghargaan tidak luput dari keteladanan Bunda Maria. Bulan Oktober sebagai bulan Rosario mengajarkan arti kesetiaan dan ketekunan Bunda Maria dalam perjalanan hidupNya.
Menilik hal-hal di atas semakin menguatkan bahwa dalam sebuah kebetulan bulan Oktober menjadikan sebuah permenungan bagi kita semua untuk mencintai Bangsa Indonesia yang berdsasarkan Pancasila yang akan selalu menghadirkan Tuhan dalam segala hal. Teruslah bertekun dan majulah sampai akhir.
(Penulis : Christina Sumarwatini, S.Pd.)