Kupang, NTT – SMA Santa Maria Surabaya melakukan kunjungan resmi ke SMA Katolik Giovanni Kupang, Nusa Tenggara Timur dalam rangka menjalin kerjasama antar institusi pendidikan. Kunjungan yang berlangsung pada Jumat, 20 September 2024 ini dihadiri oleh perwakilan dari SMA Santa Maria Surabaya, yakni Bu Marselina Lilies selaku Kepala Satuan Pendidikan, Suster Kristofora Bhoko, OSU sebagai suster pastoral, dan Leo Agung Bayu selaku Wakil Kepala Humas Sekolah.
Rombongan SMA Santa Maria disambut dengan hangat oleh RD. Drs. Stefanus Mau, Pr., Kepala Satuan Pendidikan (KSP) SMA Katolik Giovanni, serta Bapak Yohannes Lelan, perwakilan dari guru SMA Giovanni. Acara penyambutan ini diisi dengan diskusi terbuka mengenai potensi kerjasama yang dapat dibangun antara kedua sekolah.
Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk menjalin kerjasama serta membahas rencana studi banding yang akan dilakukan di SMA Santa Maria Surabaya pada 4 Oktober 2024 mendatang. Selain itu, kunjungan ini juga menjadi ajang tukar informasi mengenai kegiatan pembelajaran, fasilitas, serta sistem manajemen yang diterapkan di masing-masing sekolah.
Dalam diskusi yang hangat dan produktif, kedua pihak saling berbagi pengalaman mengenai tantangan dan peluang dalam dunia pendidikan. SMA Katolik Giovanni memaparkan bagaimana mereka menangani berbagai dinamika pendidikan di Nusa Tenggara Timur, sementara SMA Santa Maria Surabaya memberikan gambaran tentang inovasi pendidikan yang diterapkan di sekolah mereka.
Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua sekolah, baik dalam pengembangan program pendidikan maupun peningkatan kualitas pembelajaran bagi siswa dan guru. Selain itu, acara studi banding yang akan datang juga akan menjadi kesempatan bagi guru dan siswa dari SMA Katolik Giovanni untuk melihat langsung bagaimana implementasi pendidikan di SMA Santa Maria, sekaligus mempererat hubungan antar sekolah.
Dengan terlaksananya kunjungan ini, SMA Santa Maria Surabaya dan SMA Katolik Giovanni Kupang optimis bahwa kolaborasi ini akan terus berlanjut dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pendidikan di kedua institusi.
(Penulis: Leo Agung Bayu Wijanarka, guru SMA Santa Maria Surabaya)