News &
Updates

News Image

Share

Memaknai Kisah Kehidupan Santa Angela melalui Pameran Seni Instalasi
30 Januari 2025

Surabaya, Kampus Ursulin. Sanmaris, Pada 24 Januari 2025, suasana di SMA Santa Maria Surabaya terasa begitu istimewa. Lorong-lorong sekolah yang biasanya hanya dipenuhi langkah kaki siswa yang bergegas menuju kelas, kini berubah menjadi galeri seni yang memukau. Pameran seni instalasi bertajuk "Kisah Perjalanan Hidup Santa Angela" menjadi pusat perhatian seluruh warga sekolah. Acara ini merupakan bagian dari Pekan Santa Angela, di mana para siswa dengan penuh semangat telah mempersiapkan karya mereka selama dua minggu, sejak 13 hingga 24 Januari 2025.

Karya instalasi seni perjalanan hidup Santa Angela Merici

Seharian, para siswa berkeliling dari kelas ke kelas, mengagumi setiap instalasi seni yang bercerita tentang perjalanan hidup Santa Angela Merici. Momen-momen penting dalam kehidupannya diangkat dengan indah, termasuk kisah Santa Angela kecil yang melihat penampakan tangga dari surga dengan malaikat dan saudaranya yang telah meninggal. Setiap instalasi membawa nuansa spiritual yang mendalam, mengajak para pengunjung untuk tidak sekadar melihat, tetapi juga merasakan makna di balik setiap karya.

Pameran ini bukan sekadar unjuk kreativitas, tetapi juga memiliki tujuan yang lebih besar. Melalui instalasi-instalasi yang dipamerkan, para siswa diajak untuk menghormati dan memaknai warisan Santa Angela, memahami perjalanan hidupnya sebagai pendiri Ordo Santa Ursula, serta meneladani nilai-nilai yang ia ajarkan. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah bagi para siswa untuk mengembangkan kreativitas mereka, memperkuat refleksi spiritual, serta mempererat kolaborasi antara siswa dan guru dalam proses persiapannya. Lebih dari itu, pameran ini juga menegaskan kembali identitas SMA Santa Maria Surabaya sebagai lembaga pendidikan yang santa pelindungnya adalah Santa Angela Merici.

Karya instalasi seni perjalanan hidup Santa Angela Merici

Setiap karya seni dalam pameran ini memiliki daya tarik tersendiri. Para siswa dengan cermat mengolah berbagai media, mulai dari kayu, kain, cat, kaca, hingga elemen digital untuk menciptakan instalasi yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga memiliki makna mendalam. Beberapa instalasi menggambarkan fase kehidupan Santa Angela melalui mural, patung, dan karya tiga dimensi, sementara yang lain menampilkan elemen interaktif dengan narasi teks, audio, serta QR code yang memberikan informasi lebih lanjut. "Pameran ini sangat menginspirasi. Saya tidak hanya belajar tentang Santa Angela, tetapi juga merasa lebih dekat dengan perjalanan spiritualnya," ujar Anya, siswa dari kelas XII.

Antusiasme yang tinggi dari para siswa menunjukkan bahwa pameran ini benar-benar memberikan dampak yang positif. Lebih dari sekadar kegiatan seni, acara ini telah menjadi pengalaman spiritual yang memperkaya batin. Dengan semangat Serviam yang terus menyala, pameran seni instalasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, melayani, dan menjalani kehidupan dengan penuh makna.

 

Penulis: Leo Agung Bayu Wijanarka, SMA Santa Maria Surabaya