News &
Updates

News Image

Share

Mendampingi Siswa yang Tidak Tinggal dengan Orangtua melalui Rekoleksi
9 September 2023

Surabaya, Kampus Ursulin - Rekoleksi murid yang tidak tinggal dengan orangtua merupakan kegiatan rutin tahunan guru BK SMA Santa Maria bersama tim Pastora dengan tujuan supaya mereka mengenal diri sendiri dan teman lebih dalam dan meneguhkan kembali visi awal sehingga mereka menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab.

Murid yang tidak tinggal dengan orangtua dapat disebabkan karena orangtua pindah tugas kerja atau karena mereka memilih bersekolah di luar kota atau luar pulau sehingga mereka harus tinggal di kos atau di rumah saudara atau tinggal sendiri bersama kakak/adik.

Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Romana (murid kelas XI – XII) dan ruang Ursula (murid kelas X) selama 3 jam (mulai pk 08.00 – 11.00) yang diikuti 64 murid dengan didampingi oleh wakil walikelas, guru BK dan tim pastoral dengan acara yang sudah disusun sedemikian rupa sehingga mereka mempunyai ruang yang cukup untuk sharing bersama teman dan Suster/Bapak/Ibu guru pendamping.

Doa pembukaan oleh Pak Wiwid menjadi awal kegiatan ini dan dilanjutkan dengan sambutan peneguhan dari bu Nike, sebagai orang yang dulunya pernah juga kos selama 5 tahun. Pada sambutan tersebut disampaikan sedikit pengalaman menjadi anak kos. 

Mulai dari kegiatan perkenalan yang disampaikan oleh bu Luci dalam bentuk games dengan 16 pertanyaan menarik sampai dengan kegiatan inti (menentukan skala prioritas, dinamika kelompok, sharing, games), para murid senang sekali dan semangat mengikutinya dengan berani menyampaika pendapat yang menarik dan penuh humor yang dapat membangkitkan suasana nyaman dan kekeluargaan.

Pada sesi skala prioritas, mereka diajak mendata kebutuhan yang terbagi menjadi 4 (penting mendesak, penting kurang mendesak, mendesak kurang penting, kurang penting dan kurang mendesak) dan mensharingkannya bersama guru pendamping masing-masing.

Sebagai akhir kegiatan, para murid diajak menuliskan kembali komitmen konkrit, berefleksi dalam suasana ibadat bersama yang dipimpin oleh Sr. Kristofora. Semoga dengan rekoleksi ini, para murid memiliki samangat baru sehingga dapat lebih berkembang menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggungawab dengan semangat SERVIAM seperti penggalan lirik lagu penutup ibadat “Maju Bersama”: … semangat penuh sgala waktu, Tuhan serta kita, Maju bersama bersatulah kita, maju dalam cahaya. Maju bersama satu harapan kita. Hidup Kristus Jaya.

 

[Penulis: Maria Theresia Nike K., M.Pd., Kepala Satuan Pendidikan SMA Santa Maria Surabaya]