Surabaya, Kampus Ursulin. Sanmaris, hari ini, Sabtu, 26 Oktober 2024, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) SMA Negeri dan Swasta Kota Surabaya mengadakan Seminar Pendidikan bertajuk "Kelas Berdiferensiasi dan Refleksi Jembatan dalam Menciptakan Pendidikan yang Bermakna dan Menyenangkan pada Mata Pelajaran Pancasila". Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ini bertempat di SMAN 21 Surabaya dan dihadiri oleh peserta sebanyak kurang lebih lebih dari 40 orang.
Seminar ini menghadirkan Prof. Dr. Hj. Rr. Nanik Setyowati, M.Si., Dosen PPKn Universitas Negeri Surabaya (UNESA), serta Drs. Syafi'i, M.Pd., Guru PPKn yang juga praktisi pendidikan dari Kota Surabaya, sebagai pembicara utama. Keduanya membahas pendekatan inovatif dalam pengajaran mata pelajaran Pancasila dengan tujuan menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan bagi para siswa.
Dalam sesi pertama, Nanik membawakan materi tentang ‘kelas berdiferensiasi’, sebuah pendekatan pembelajaran yang menyesuaikan gaya dan kebutuhan belajar siswa yang beragam. Menurut beliau, diferensiasi pembelajaran menjadi kunci dalam membantu siswa memahami materi Pancasila secara mendalam sesuai dengan kecepatan dan karakteristik masing-masing. Lalu pada sesi kedua, Syafi'i mengulas tentang penggunaan ‘metafora dalam pembelajaran PPKn’. "Pendidikan Pancasila harus lebih dari sekadar hafalan. Kita perlu menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran," ujar Nanik.
Kedua narasumber juga menekankan pentingnya menciptakan pendidikan yang menyenangkan, di mana siswa merasa antusias untuk belajar dan terlibat aktif dalam diskusi. Seminar ini memberikan inspirasi bagi para guru PPKn untuk menerapkan strategi-strategi baru dalam pengajaran yang lebih dinamis, sesuai dengan tantangan pendidikan di era globalisasi saat ini.
Selain sesi paparan materi, seminar ini juga diikuti dengan diskusi dan tanya jawab interaktif antara peserta dan pembicara, yang membuat acara semakin hidup. Para guru yang hadir terlihat cukup antusias dan berharap dapat mengimplementasikan ide-ide yang telah disampaikan di kelas masing-masing.
MGMP PPKn Kota Surabaya berharap kegiatan ini dapat terus menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran PPKn, demi mewujudkan pendidikan yang lebih bermakna dan bermanfaat bagi generasi muda bangsa.
Penulis: Tim Pengajar PPKn, SMA Santa Maria Surabaya