Surabaya, Kampus Ursulin - Sanmarian, Palang Merah Remaja (PMR) adalah salah satu ekstrakurikuler di SMA Santa Maria Surabaya. Ekstrakurikuler ini tidak pernah sepi peminat. Eksistensinya bertujuan untuk mengembangkan karakter kepalangmerahan yang disiapkan untuk membantu sesama. PMR merupakan ekstrakurikuler yang mencakup bidang kesehatan untuk menangani pertolongan pertama dan kasus-kasus kecelakaan kecil yang sering terjadi di sekolah.
Nah, PMR di tingkat SMA biasanya disebut dengan PMR Wira. Dalam PMR Wira sendiri memiliki 7 sub bab pembelajaran mulai dari Pertolongan Pertama, Donor Darah, Sanitasi Kesehatan, Gerakan Kepalangmerahan, Kepemimpinan, Kesehatan Remaja, dan Siaga Bencana. Materi-materi tersebut menjadi topik utama setiap pertemuan ekstrakurikuler. Kegiatan ekstrakurikuler PMR diadakan setiap hari Jumat, mulai pukul 13.30 - 14.30 Wib. Yuk, intip keseruannya!
Jumat, 1 Maret 2024, ekstrakurikuler PMR melaksanakan praktik penanganan patah tulang berat. Materi pada pertemuan dibawakan oleh kak Mukmin selaku pembina ekstrakurikuler PMR. Dimulai dari pembekalan mengenai apa itu patah tulang, klasifikasi penanganan dan dilanjutkan praktik oleh semua siswa. Ada yang menjadi pasien dan ada juga yang mengobati. Semua peserta ekstra mendengarkan dan mengikuti arahan dari kak Mukmin.
“Materi penanganan patah tulang ini sangat penting terutama apabila dalam kegiatan classmeeting terdapat lomba lomba berat yang melibatkan fisik. Tentunya materi ini dapat menjadi salah satu bekal ketika kami bertugas saat classmeeting nanti,” ucap SC Prananing atau kerap disapa Susan, selaku Ketua organisasi PMR 2023/2024.
“Ketika mengikuti ekstra, diharapkan semua anggota dapat menolong siapa saja dengan cepat tanpa mengharapkan kata terima kasih. Hal itu sudah menjadi sumbangsih terbaik bagi kami selaku peserta PMR,” imbuhnya.
(Penulis: Giacinta Yolani Hermina Putri, Siswi XI-3, SMA Santa Maria Surabaya)