Surabaya - SMA Santa Maria. Halo Sobat Sanmar, Jumat (24/02/2023) Puskesmas Dr. Soetomo bekerjasama dengan SMA Santa Maria Surabaya mengadakan vaksinasi/booster secara kolektif untuk guru, tata usaha, tenaga penunjang, dan peserta didik yang berusia 18 tahun keatas. Kebanyakan siswa tersebut adalah siswa kelas XII. Oh ya selain mereka yang telah disebutkan tadi, Panitia juga mengundang bapak ibu guru dari KB-TK, SD, dan SMP Santa Maria Surabaya serta bapak - bapak keamanan dan pegawai yayasan untuk turut serta agar menerima vaksin/booster tersebut. Kebetulan unit - unit tersebut masih dalam satu komplek yakni keluarga besar Kampus Santa Maria Surabaya. Kegiatan ini sendiri berlangsung mulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 10.00 WIB di ruang UKS SMA/SMP Santa Maria Surabaya.
Sobat Sanmar tahu tidak? vaksin yang diberikan adalah vaksin jenis Pfizer. Dilansir dari laman Medcom.id, Vaksin Pfizer merupakan produk gabungan perusahaan Amerika Serikat dan Jerman. Pfizer merupakan perusahaan farmasi Amerika Serikat yang menggandeng BioNTech, perusahaan asal Jerman. Vaksin ini sudah banyak digunakan di beberapa negara termasuk Indonesia dan tergolong efektif melawan covid-19. Lalu bagaimana efek yang dirasakan pasca menerima vaksin. Berdasarkan pengalaman penerima vaksin ini, ternyata tidak banyak keluhan, kebanyakan hanya merasakan linu/memar di lengan, sedikit orang mengalami demam. “Paling hanya memar dan sedikit pegal-pegal saja ” ucap Laurensia Nindya, A.Md. salah seorang peserta. Laurensia Nindya atau biasa dipanggil Bu Rensi merupakan staf Tata Usaha di SMA Santa Maria Surabaya.
Sobat Sanmar, kita semua tahu bahwa virus corona atau covid-19 belum hilang, meskipun sudah tidak semasif dulu, tetapi kita tidak boleh lengah dan tetap waspada. Untuk itulah kegiatan vaksin/booster ini masih perlu tetap diadakan, bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati begitu salah satu bunyi pepatah kita. Harapannya, setelah menerima vaksin/booster ini orang-orang menjadi lebih kuat dan kebal terhadap virus covid-19, sehingga aktivitas sehari-hari juga tidak terganggu. Marilah tetap terus menjaga kesehatan, terapkan pola hidup yang sehat, patuhi protokol kesehatan, dan budayakan masker bila bepergian di tempat umum (adr&yos).