News &
Updates

News Image

Share

Tak Perlu Takut, Password Belajar Bahasa Asing
9 Juni 2023

Apakah Kamu tahu apa itu aksen asing? Itu adalah tanda sebuah keberanian. (Amy Chua, Profesor Hukum di Yale School of Law)

 

Sepakat sekali dengan ungkapan di atas, penulis mengamini sepenuhnya bahwa salah satu faktor penghambat seseorang belajar bahasa asing adalah ketakutan. Takut salah, takut malu, takut dikoreksi, takut diberi masukan, takut dikritik, takut bicara, takut ditertawakan, dan ketakutan-ketakutan lain yang kerap muncul pada pembelajar bahasa asing pada umumnya, yang justru menghambat proses pemerolehan belajar bahasa baru dengan lancar akibat selalu memikirkan: “kayaknya tadi aku ngomongnya salah deh, aduh grammarku kok kacau, …”

Nyatanya merupakan hal yang wajar apabila seseorang membuat banyak kesalahan pada saat proses belajar bahasa asing; kosakata yang susah dihafal, tata bahasa yang compang-camping, pelafalan yang amburadul, respon yang tidak nyambung, dan mungkin masih banyak lagi kesalahan yang lain. Kesalahan-kesalahan tersebut pasti terjadi dan tidak mungkin dihindari. Bahasa yang dipelajari benar-benar baru bagi lidah pembelajar, tidak mungkin seseorang langsung lancar berbicara atau menulis dengan baik dalam bahasa asing tujuan. Tidak apa-apa salah, karena memang bahasa tersebut bukan bahasa yang dipakai sehari-hari oleh pembelajar.

Sumber gambar: unsplash.com

Tak hanya itu, rasa takut juga dibentuk oleh lingkungan. Apabila sedari dini pembelajar terbiasa dalam lingkungan yang menuntutnya tidak boleh salah, lambat laun hal tersebut membentuknya menjadi seorang pembelajar yang wajib tampil sempurna tanpa salah. Oleh karena, menurutnya serta lingkungan sekitarnya, sebuah kesalahan akan membawanya ke lembah yang cukup dalam yang disebut dengan rasa malu. 

Nah, melalui paparan di atas, penulis berharap tidak ada lagi ketakutan-ketakutan yang tidak perlu. Kini, sudah saatnya melaju dan hidup bahagia bersama dengan masyarakat global dan menjadi lebih mendunia. Bahasa asing bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan. Tidak perlu takut, itu kuncinya. Oleh karena, sejatinya sebuah proses pembelajaran tidak akan pernah lepas dari yang namanya kesalahan.

 

(Penulis: Maria Sandra Naulitta S., S,Pd., S.S., Guru SMA Santa Maria)

Sumber gambar: